Belum Terbukti

Pencemaran di Gresik Melampaui Ambang Batas

18:41 Mar 18 2016 Gresik, Gresik Sub-District, Gresik Regency, East Java, Indonesia

Pencemaran di Gresik Melampaui Ambang Batas
Description
Limbah industri dan meningkatnya jumlah kendaraan di Kabupaten Gresik Jatim menyebabkan pencemaran udara sudah melampaui ambang batas. Pencemaran itu umumnya terjadi merata di sejumlah wilayah atau kecamatan yang dicokoli industri. "Hasil uji udara ambien di 12 titik, menunjukkan bahwa pencemaran udara terbanyak di Gresik diakibatkan karena debu yang rata-rata mencapai 0,26 mg/m3," kata Sumarno Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Gresik.


Sumarno mengatakan, tingginya tingkat pencemaran debu itu berada di kawasan Manyar, Bungah, Ujungpangkah, Duduksampeyan, Cerme, Menganti, Kedamean, Driyorejo, Wringinanom, dan Kebomas. Terutama di wilayah zona D kawasan indsutri, pabrik, dan terminal bus. Ia mengungkapkan berdasarkan hasil uji udara ambien dari 13 zat pencemar selain debu, zat pencemar kimia juga terbilang tinggi seperti Karbon Monoksida (CO) mencapai 20,0 ppm, dan Hidrokarbon (HC) 0,24 PPM. "Zat pencemar Karbon Monoksida 80 persen dihasilkan dari kendaraan bermotor," katanya


Sumarmo menjelaskan dari segi kesehatan dampak pencemaran udara oleh debu bisa menyebabkan penyakit paru-paru (bronchitis) serta penyakit saluran pernapasan lainnya. Sedangkan dampak pencemar udara oleh zat kimia seperti Karbon Monoksida bisa menyebabkan gangguan kesehatan pada hemoglobin (metaloprotein pengangkut oksigen yang mengandung besi dalam sel darah merah). Sumarno mengakui bahwa selama ini pantauan BLH Gresik terhadap tingkat pencemaran udara masih lemah lantaran keterbatasan anggaran, dan minimnya jumlah petugas pantau.


Tahun 2008, kata Sumarno, pihaknya mengajukan usulan pembelian alat pengukur kualitas pencemaran udara kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik namun belum bisa terealisasi karena mahalnya harga alat tersebut. Padahal semestinya Gresik sebagai daerah industri harus mempunyai alat tersebut. "Jangankan alat pendeteksi pencemaran udara, anggaran untuk melakukan uji emisi saja tidak dialokasikan, sedangkan untuk uji ambien yang mestinya setahun dilakukan dua kali di musim hujan dan kemarau, hanya dilakukan sekali uji," pungkasnya.

Menurut Profesor Suparto Widjojo pakar Lingkungan Universitas Airlangga Surabaya Gresik sudah bukan lagi tempat yang bersih dan layak dihuni. Karenanya dirinya akan mengusulkan agar ada redesain yakni tata ruang kota Gresik. "Pilihanya relokasi penduduk atau relokasi industri. Karena pertumbuhan ekonomi dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat sudah tidak berimbang," terangnya. Dikatakan Suparto jika relokasi ini diakitkan dengan biaya mahal dan lain sebagainya masyarakat Gresik bakal selamanya hidup tanpa udara yang sehat. Sebab polutan di sana akibat industri sudah terlalu menghawatirkan.


Suparto berharap para anggota DPR di Gresik jangan hanya berpikir pilkada saja. "Di seluruh eropa maupun negara maju lainya sudah tidak ada permukimana dikepung industri. Di Indonesia yang paling parah Gresik dan Cilegon. Kalau bangsa ini hanya berpikir biaya untuk menyelamatkan rakyatnya, maka warga Gresik akan terkubur polusi. Pilihanya relokasi industri atau relokasi warga," terangnya.


Sumber:
Republika. 2009. “Pencemaran di Gresik Melampaui Ambang Batas” [online]. dalam http://www.republika.co.id/berita/shortlink/86514. [diakses pada 18 Maret 2016].
Additional Data

Kepercayaan: UP DOWN 0
Leave a Comment
Nama:
Surel:
Komentar-komentar:
Kode Keamanan:
10 + 10 =

Laporan tambahan

Aktivitas Pabrik Pengolah Kayu, Bikin Takut Warga

18:31 Jun 04, 2014

Gending, Kebomas, Gresik, East Java, Indonesia, 1.62 Kms

Kasus Migas Blok Tuban Sumur Lengowangi 2

16:16 Dec 13, 2013

Desa Sekarkurung, Kec. Kebomas, Gresik, 1.97 Kms

Kasus Migas Blok Tuban Sumur Lengowangi

15:52 Dec 13, 2013

Desa Suci, Kec. Manyar, Gresik, 3.12 Kms

Pencemaran Pantai Kamal

14:22 Apr 21, 2014

Kamal, Bangkalan, 5.3 Kms

Pencemaran PT ISS di Betoyokauman, Gresik

19:42 Dec 07, 2013

Betoyokauman, Gresik, 7.37 Kms